Bank Sampah Tidak Optimal, Camat Menilai DKP Kurang Sosialisasi

Bank Sampah Tidak Optimal, Camat Menilai DKP Kurang Sosialisasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bank Sampah Tidak Optimal, Camat Menilai DKP Kurang Sosialisasi, Berita195

Bank Sampah Tidak Optimal, Camat Menilai DKP Kurang Sosialisasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bank Sampah Tidak Optimal, Camat Menilai DKP Kurang Sosialisasi, 195, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Bank Sampah Tidak Optimal, Camat Menilai DKP Kurang Sosialisasi

Camat Tangerang, Mumu Nurwana.
Camat Tangerang, Mumu Nurwana.

TRUSTKOTACOM – Kurang maksimalnya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, dalam melaksanakan program 1.000 Bank Sampah, tidak lain dikarenakan kurangnya koordinasi antara Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), selaku pelaksana program itu,  dengan aparatur daerah ditingkat kecamatan.

Demikian dikatakan Camat Tangerang, Mumu Nurwana, saat membantah pertanyaan wartawan, soal lemahnya kepedulian masyarakat terhadap program 1000 Bank Sampah, seperti yang disebut-sebut oleh Kadis DKP Kota Tangerang, Agus Sudrajat, diberbagai media, beberapa waktu lalu.

“DKP kurang mensosialisasikannya, jadi jangan salahkan masyarakat,” kata Mumu Nurwana, usai menghadiri santunan yatim piatu yang digelar, Forum Masyarakat Peduli Sosial di Gedung KNPI, Jalan A. Dimiyati, Kota Tangerang, Selasa (05/11/2013).

Menurutnya, ketika program pengelolaan sampah dikendalikan ditingkat kecamatan, pihaknya mampu menyelesaikannya sesuai target yang diberikan. “Sekarang ditarik ke DKP, malah tidak mencapai target. Dulu waktu pengelolan sampah masih di kecamatan, melebihi target,” tegasnya.

Mumu menambahkan, apalagi wilayah Kecamatan Tangerang adalah salah satu wilayah yang menjadi daerah penilaian Adipura Kencana. “Penilaian Adipura Kencana 75 persen di Kecamatan Tangerang, jadi nanti kalau pengelolaan sampah mau dibalikin ke kecamatan, saya tidak mau,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kadis DKP Kota Tangerang, Agus Sudrajat mengklaim, bahwa belum maksimalnya program 1.000 Bank Sampah dikarenakan masih kurangnya kesadaran di masyarakat.

“Untuk program 1000 bank sampahnya tetap berjalan. Dan dari 120 bank sampah, yang sudah berjalan saat ini ada sekitar 95 unit. Sisanya tidak optimal,  karena sulitnya merubah perilaku masyarakat,” kata Agus Sudrajat, kepada wartawan, saat mensosialisasikan rencana Pemkot Tangerang, yang akan menerapkan program pengelolaan sampah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) mentah, dengan menggunakan sistem teknologi instalasi mesin Clean, Green and Created (CCG) buatan dalam negeri, Selasa (29/10/2013) lalu. (ges)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait