Banjir Diduga Pembangunan Millennium, Dewan Desak Pihak Terkait Tidak Tutup Mata

Banjir Diduga Pembangunan Millennium, Dewan Desak Pihak Terkait Tidak Tutup Mata, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Banjir Diduga Pembangunan Millennium, Dewan Desak Pihak Terkait Tidak Tutup Mata, Berita295

Banjir Diduga Pembangunan Millennium, Dewan Desak Pihak Terkait Tidak Tutup Mata, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Banjir Diduga Pembangunan Millennium, Dewan Desak Pihak Terkait Tidak Tutup Mata, 295, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Banjir Diduga Pembangunan Millennium, Dewan Desak Pihak Terkait Tidak Tutup Mata

Sumardi, Ketua DPRD Kab Tangerang/TRUSTKOTA.com
Sumardi, Ketua DPRD Kab Tangerang/TRUSTKOTA.com

TRUSTKOTA TANGERANG- Banjir yang melanda sebagian wilayah Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa diga dipicu adanya pembangunan di Kawasan Millennium. Adanya dugaan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Tangerang angkat bicara dan berharap pihak terkait tidak tutup mata.

“Dinas Lingkungan Hidup jangan tutup mata dan seharusnya tanggap menanggapi hal ini. Terlebih ini bukan kali pertama banjir di lokasi tersebut,” tegas Sumardi, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (22/2/2017).

Ketua Fraksi Golkar ini mengatakan, pihak Millennium juga mesti pro aktif terhadap warga di sekitar. “Terlebih sudah ada aksi dari warga,” katanya.

Ia juga mendesak aparat, baik itu penegak Perda ataupun pihak kepolisian untuk tampil menindaklanjuti adanya dugaan pembangunan yang melanggar tata ruang.

“Kalau memang begitu adanya, yah aparat hukum harus juga bertindak,” pungkasnya.

Sementara Oman warga setempat mengungkapkan, sebelum adanya timbunan tanah urugan di lokasi Millennium warga bebas dari banjir.

“Kalaupun ada, sore hari sudah surut. Kalau sekarang berhari-hari banjirnya,”tukasnya.

Perlu diketahui, banjir yang melanda wilayah di Kelurahan Kaduagung terjadi pada Selasa kemarin. Dan hingga saat ini puluhan rumah warga terendam dan salah satu kampung terisolir seperti Kampung Baru. (joe)