Banjir Bandang, Satu Balita Tewas

Banjir Bandang, Satu Balita Tewas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Banjir Bandang, Satu Balita Tewas, Berita468

Banjir Bandang, Satu Balita Tewas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Banjir Bandang, Satu Balita Tewas, 468, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Banjir Bandang, Satu Balita Tewas

Banjir bandang
Banjir bandang

TRUSTKOTACOM– Akibat diguyur hujan deras sejak Sabtu (09/02/2013) dini hari lalu, empat rumah di Kampung Sadang, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang hanyut diterjang banjir bandang. Tak hanya itu, banjir bandang yang terjadi secara tiba-tiba menalan satu korban jiwa.

Siti Permanah Binti Suhardi (5) meninggal dunia akibat terbawa arus banjir bandang. Hujan yang mengguyur selama semalam tersebut juga mengakibatkan lima titik di ruas jalan Kampung Legon Dadap dan Kampung Cikujang sepanjang dua kilometer tertutup akibat timbunan longsor tanah.

“Banjir bandang tejadi secara tiba-tiba dan menghanyutkan empat rumah serta menelan korban satu orang korban jiwa. Selain itu akses jalan juga tertutup akibat longsoran tanah,” terang Encep Waas, warga setempat.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Logistik dan Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Lilis Sulistiawati mengungkapkan, banjir bandang yang terjadi di Kampung  Sadang terjadi akibat luapan sungai Ciaul dan sungai Cisadang.

“Untuk longsoran tanah kita sudah koordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum, sementara untuk penanggulangan bencana kita juga sudah lakukan pertolongan. Bantuan logistik kepada para korban sudah disalurkan, dan juga kita memberikan dorongan moril kepada warga yang anggota keluarganya tewas saat musibah,” ungkap Lilis.

Dia menjelaskan, hingga Minggu (10/2) petang beberapa warga yang mengalami luka saat diterjang banjir bandang masih di rawat di Puskemsas setempat. Bahkan, kedua orang tua korban meninggal dunia masih shock.

“Beberapa warga masih mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis di Puskesmas setempat,” ujarnya.

Terpisah, koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyana mengaku, pihaknya telah menerjunkan relawan dan berkoordinasi dengan unsur muspika setempat.

Dalam peristiwa itu, kata Ade, satu rumah mengalami kerusakan cukup parah. Kemudian, dua rumah mengalami rusak ringan dan dua rumah lainnya terbawa air. Lalu, ratusan rumah terendam  akibat terlintasi luapan banjir bandang.“Peristiwa ini sudah kami laporkan ke BPBD Pandeglang untuk ditindaklanjuti,” singkatnya. (mor)