Ayah Vina Tahu Anaknya Kerap Dipukuli Ibu Tirinya

Ayah Vina Tahu Anaknya Kerap Dipukuli Ibu Tirinya, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ayah Vina Tahu Anaknya Kerap Dipukuli Ibu Tirinya, Berita119

Ayah Vina Tahu Anaknya Kerap Dipukuli Ibu Tirinya, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ayah Vina Tahu Anaknya Kerap Dipukuli Ibu Tirinya, 119, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ayah Vina Tahu Anaknya Kerap Dipukuli Ibu Tirinya

DSD alias Dwi (18),  tertunduk sambil menangis saat di Polres Kota Tangerang, Senin (18/03/2013).
DSD alias Dwi (18), tertunduk sambil menangis saat di Polres Kota Tangerang, Senin (18/03/2013).

TRUSTKOTACOM – Agus Warsito (36) ayah kandung Davina Lyra Putri Alias Vina (5), ternyata tahu putrinya itu kerap dipukuli oleh DSD alias Dwi (18), istri keduanya. Agus kerap memperingatkan istrinya yang kini ditetapkan sebagai tersangka agar tidak kasar dalam memperlakukan Vina.

“Agus pernah melihat Desi memukul dan mencubit Davina. Dia juga telah memberi peringatan agar Desi tidak memukul anaknya, tapi tidak didengar, karena keterbatasan Agus berada di rumah,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo, Senin (18/3).

Meski demikian, Agus tidak pernah melaporkan tindakan kekerasan itu ke polisi karena malu. Ditanya apakah Agus juga kena pidana karena unsur kelalaian, Kapolres menyatakan,  perlu diklarifikasi lebih dalam. “Agus merasa hal itu adalah aib. Jadi tidak dilaporkan,” ungkap Kapolres.

“Jika seorang bapak tahu anaknya dipukul, memang dalan undang-undang ada kewajiban melaporkan. Tapi sebelumnya dia sudah memperingatkan, namun memang Agus tidak menyangka anaknya sampai tewas,” tambah Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Shinto Silitonga mengatakan, Desi yang bekerja sebagai ahli terapis di tempat refleksi, menikah dengan Agus sejak September 2012. Pernikahan dilakukan setelah Agus bercerai dengan mantan istrinya, Eka Afriyani, Agustus 2012.

“Pasca bercerai Agus tidak lagi berkomunikasi dengan Eka sehingga sampai sekarang belum dipastikan apakah ibu kandung Davina ini mengetahui anaknya sudah meninggal,” ujarnya.

Shinto menambahkan, penganiayaan terhadap korban terjadi sejak awal pernikahan tersangka Desi dengan Agus. Motif Desi melakukan hal tersebut karena Davina tidak mau bangun tidur dan mandi.

Sementara ketika Desi ditanya alasannya menganiaya korban hingga tewas, dirinya tidak menjawab. Dia hanya menangis sambil menutupi wajahnya. (cun)