Atasi Kematian Ibu dan Bayi Zaki Galangkan Program EMAS

Atasi Kematian Ibu dan Bayi Zaki Galangkan Program EMAS, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Atasi Kematian Ibu dan Bayi Zaki Galangkan Program EMAS, Berita227

Atasi Kematian Ibu dan Bayi Zaki Galangkan Program EMAS, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Atasi Kematian Ibu dan Bayi Zaki Galangkan Program EMAS, 227, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Atasi Kematian Ibu dan Bayi Zaki Galangkan Program EMAS

IMG_20150512_145933

KARAWACI,TRUSTKOTA- Dengan berbagai programanya tahun demi tahun persoalan di Kabupaten Tangerang berhasil diselesaikan Bupati Ahmed Zaki Iskandar. Saat ini, bupati yang baru menjabat kurang lebih tiga tahun ini, sedang berusaha menghapus angka kematian  kematian ibu dan bayi di Kabupaten yang memiliki moto Tangerang Gemilang ini.

Untuk mengatasi persoalan kematian ibu dan bayi, Zaki membuat program Gerakan penyelamatan ibu dan bayi baru lahir atau program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS)

“Program EMAS) ini, telah dicanangkan pada tanggal 16 Januari 2014 yang lalu,” kata Zaki saat melakukan evaluasi pelaksanaan sistem jejararing rujukan dan pemetaan kemampuan Rumah Sakit dalam pelayanaan rujukan ke gawat darurat maternal dan neonatal di Kabupaten Tangerang, yang digelar di Hotel Olive Karawaci Tangerang, Rabu (12/5/2015)

Menurut Zaki, angka kelahiran hidup mengalami peningkatan tajam. Menurutnya, berdasarkan Data SDKI Tahun 2007 bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 228/100.000 kelahiran hidup mengalami peningkatan sangat tajam pada SDKI Tahun 2012 menjadi 359/100.000 kelahiran hidup.

Sementara Angka Kematiam Bayi (AKB) hanya menurun sedikit dari 34/1.000 kelahiran hidup (SDKI 2012). Jumlah kematian Ibu di Provinsi Banten pada Tahun 2013 adalah 216 kasus kematian ibu meninggal akibat berbagai komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan setelah melahirkan.

“Sedangkan jumlah kematian bayi di Provinsi Banten pada Tahun 2013 adalah 1653 kasus kematian,”terang Zaki.

Sementara Kepala Dinas Kesehata Kabupaten Tangerang, Naniek Isnaeni mengatakan, Tujuan di adakannya evaluasi ini adalah supaya kedepannya program ini bisa benar-benar menekan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) di Kabupaten Tangerang.

“Program sistem rujukan maternal (Ibu melahirkan) dan neonatal (Bayi baru lahir) di Kabupaten Tangerang sudah berjalan selama Enam Bulan, ada kekurangan dan kelebihannya selama perjalanan Enam bulan terakhir,”kata Naniek. (Rls/Riz)