Arak Pasangan Mesum, Enam Warga Tangerang di Ancam Persekusi

Arak Pasangan Mesum, Enam Warga Tangerang di Ancam Persekusi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Arak Pasangan Mesum, Enam Warga Tangerang di Ancam Persekusi, Berita951

Dua sejoli diarak warga tanpa busana setelah kepergok melakukan asusila.(youtube)
Dua sejoli diarak warga tanpa busana setelah kepergok melakukan asusila.(youtube)

TRUSTKOTA TANGERANG – Polres Kota Tangerang terus melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang menimpa dua sejoli di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Bahkan, aparat kepolisian akan mengenakan sanksi persekusi pada para pelaku yang diamankan petugas.

“Ini memang seperti persekusi karena, mereka mengarak kedua kekasih ini, diminta telanjang di muka umum lalu dianiaya hingga mengalami luka lebam,” ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan, Senin (12/11/2017).

Pelaku atau kelompok yang melakukan persekusi dapat dikenai pasal-pasal dalam KUHP, seperti pengancaman pasal 368, penganiayaan 351 ataupun pengeroyokan 170.

Wiwin menegaskan, bila menemukan posting di media sosial yang dirasa meresahkan, masyarakat diminta tidak main hakim sendiri. Dan meminta masyarakat melaporkan ke polisi.

“Melaporkan ke polisi untuk dilakukan tindakan kepolisian, baik yang bersifat preventif maupun penegakan hukum. Tidak melakukan tindakan persekusi karena perbuatan tersebut dapat dipidana. Ini bisa dimasukan pada persekusi tapi, masih terus kami lakukan pemeriksaan pada keenam pelaku,” ungkapnya.

Diketahui, pihak kepolisian Polresta Tangerang mengamankan enam pelaku penganiayaan yakni, IM, G, T, A, E dan G yang merupakan warga Cikupa, Tangerang.

Mereka merupakan pelaku penganiayaan pada sepasang kekasih yakni, RN dan MA disalah satu kontrakan Kampung Kadu, Rt 07/03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya, kedua pasangan tersebut digerebek para warga setempat lantaran diduga berbuat mesum. Padahal, diketahui melalui pemeriksaan pihak kepolisian kedua pasangan tersebut hanya tengah makan didalam kontrakan.

Bahkan, aksi penganiayaan tersebut diabadikan dengan cara direkam hingga disebarluaskan di dunia maya. Dalam video disalah satu akun Anak Balita, nampak kedua kekasih tersebut diarak dengan bertelanjang bahkan, disiram oleh para warga. (Ayi/Gor)