APDESI Tolak Pjs Kades dan Minta Pilkades Lebak Dipercepat

APDESI Tolak Pjs Kades dan Minta Pilkades Lebak Dipercepat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, APDESI Tolak Pjs Kades dan Minta Pilkades Lebak Dipercepat, Berita902

APDESI Tolak Pjs Kades dan Minta Pilkades Lebak Dipercepat, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, APDESI Tolak Pjs Kades dan Minta Pilkades Lebak Dipercepat, 902, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, APDESI Tolak Pjs Kades dan Minta Pilkades Lebak Dipercepat

Para mantan Kades yang juga pengurus APDESI Provinsi mendatangi DPRD Lebak menyampaikan penolakan Pjs Kades dan meminta Pilkades dipercepat secara serentak.
Para mantan Kades yang juga pengurus APDESI Provinsi mendatangi DPRD Lebak menyampaikan penolakan Pjs Kades dan meminta Pilkades dipercepat secara serentak.

LEBAK TRUSTKOTA-Asosiasi Kepala Desa (APDESI) Kabupaten Lebak meminta pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Lebak dipercepat dan dilakukan serentak.

Untuk mewujudkan hal itu, APDESI mendatangi DPRD setempat, Rabu (27/08/2014). Di gedung wakil rakyat para pengurus APDESI menyampaikan keinginannya itu kepada Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta.

Mereka meminta pandangan dari DPRD soal Pilkades serentak itu. Kedatangan para pengurus APDESI ini merupakan yang kedua. Sebelumnya, mereka juga mendatangi DPRD meminta Pilkades dipercepat dan serentak.

Pengurus APDESI yang hadir diantaranya, Mantan kades Jatimulya , Rangkasbitung, Rusdianto dan Kades Cipendeuy, Malingping, Kecamatan Wanasalam, Alek.

Mereka diterima langsung oleh ketua DPRD Lebak sementara,  Junaedi Ibnu Jarta sekitar 09.45 Wib. Dalam kesempatan itu, mereka juga menolak adana penunjukan Pjs Kades.

” Kami minta kepada lembaga legeslatif ini untuk bisa memperjuangkan aspirasi mantan kepala desa,” kata Alek yang juga Ketua APDESI Provinsi Banten.

Menurutnya, ia juga meminta Bupati agar Pjs kades hingga pemilihan kades depinitif mendatang tetap dijabat dari masyarakat bukan PNS.

” Kami menyadari aspirasi kades dan mantan kades ini , berbenturan dengan Perda Tentang Desa. Namun demikian kami berharap ada kebijakan lain dari bupati,” tambah Alek  seraya memint Pilkades dipercepat. (Jal/yar).