APBD 2014 Rp 3,5 Triliun, Zaki Optimis Pembangunan Lebih Baik

APBD 2014 Rp 3,5 Triliun, Zaki Optimis Pembangunan Lebih Baik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, APBD 2014 Rp 3,5 Triliun, Zaki Optimis Pembangunan Lebih Baik, Berita495

APBD 2014 Rp 3,5 Triliun, Zaki Optimis Pembangunan Lebih Baik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, APBD 2014 Rp 3,5 Triliun, Zaki Optimis Pembangunan Lebih Baik, 495, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, APBD 2014 Rp 3,5 Triliun, Zaki Optimis Pembangunan Lebih Baik

Rapat paripurna pengesahan dan persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Jumat (27/12/2013).
Rapat paripurna pengesahan dan persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Jumat (27/12/2013).

TRUSTKOTACOM- DPRD Kabupaten Tangerang menggelar rapat paripurna pengesahan dan persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), menjadi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Jumat (27/12/2013). APBD Kabupaten Tangerang 2014 ditetapkan sebesar Rp 3,5 Trilun.

Rapat paripurna persetujuan bersama antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang (DPRD) dan Bupati Tangerang digelar setelah rapat paripurna istimewa memperingati HUT Kabupaten Tangerang ke-70.

Dalam sambutanya Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, penyusunan APBD tetap berpijak pembangunan untuk menyukeseskan visi dan misi Kabupaten Tangerang Gemilang. Pengesaha APBD juga disesuaikan dengan KUA PPAS dengan prinsip efisiensi dan ekonomis.

“Sebelum penysunan APBD ini harus mengacu kepada prinsip ekonimis dan efisiensi. Dengan pengesahan ini, kami optimis APBD 2014 akan menjadi arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tangerang yang lebih baik,” ujarnya.

Menurut Zaki, didalam pembahasan APBD 2014, mengalami peningkatan Pada Pendapatan Daerah (PAD), setelah pembahasan di team anggaran pemerintah daerah (TAPD) dari sebelumnya Rp 3,16 trilun menjadi Rp. 3,32 Triliun.

“Bukan hanya pendapatan saja, pada pos belanja daerah juga mengalami perubahan secara ringkas. “Sebelum adanya pembahasan anggaran belanja daerah nilaninya mencapai Rp 3,37 Triliyun namun mengalami kenaikan menjadi Rp 3,59 Triliun,” terangnya.

Dalam Rapat paripurna Raperda APBD Tahun 2014 ini seluruh fraksi DPRD menyetujui agar Raperda ini disahkan menjadi Perda APBD 2014.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Muhlis berharap agar bupati bisa mengevaluasi semua program SKPD, supaya program bupati bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

“Saat ini program SKPD berjalan kurang maksimal. Terbukti dengan banyaknya kegiatan yang menumpuk di akhir tahun, baik pembangunan jalan dan jembatan serta gedung sekolah yang saat ini belum berjalan tepat waktu,” ungkapnya. (cun)