Anggota DPRD Sidak PT. Xing Xing Steel di Pasar Kemis

Anggota DPRD Sidak PT. Xing Xing Steel di Pasar Kemis, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Anggota DPRD Sidak PT. Xing Xing Steel di Pasar Kemis, Berita544

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang M. Amud (Baju Safari) saat sidak PT. Xing Steel.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang M. Amud (Baju Safari) saat sidak PT. Xing Steel.

TRUST TANGERANG-Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Daerah Pemilihan IV, melakukan Sidak ke PT. Xing Xing Steel yang berlokasi di JL Raya Pasar Kemis, Kamis (14/2).

Sidak dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti keluhan masyarakat sekitar perusahaan. Dimana masyarakat mengeluhkan adanya asap dan debu yang dihasilkan dari proses peleburan besi. Seperti diketahui pabrik tersebut memproduksi besi siap pakai.

” Masyarakat mengeluhkan asap dan debu. Adanya keluhan warga kepada kami, maka kami anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dapil IV langsung Sidak, ” kata Muhamad Amud.

Ketua Fraksi Partai Golkar ini menambahkan, dalam Sidak tersebut pihaknya melihat langsung proses produksi diperusahaan tersebut.

“Ada beberapa hal yang menurut kami memang harus diperbaiki oleh pihak perusahaan. Terutama masalah pembuangan asap dan debu yang d keluhkan warga,” jelas Amud.

Tak hanya Sidak dalam perusahaan, rombongan anggota DPRD Kabupaten Tangerang juga meninjau langsung lingkungan warga. Kehadiran anggota dewan ini disambut warga yang langsung menyampaikan keluh kesah mereka.

” Kami akan mendalami keluhan warga dalam rapat internal. Selanjutnya kami juga akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup dan OPD terkait. Sejauh mana OPD terkait menyikapi keluhan warga ini. Setalah kami memanggil OPD, tentu akan ada kesimpulan dari kami. Kesimpulan ini akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi yang akan diserahkan kepada pemerintah daerah.” papar Amud.

Saat ini yang paling penting dilakukan pengawasan dulu oleh OPD terkait. “Kami juga menyarankan agar Dinas Kesehatan turun kebawah untuk memeriksa kesehatan warga. Banyak warga yang mengeluh pernapasan,” sarannya.

Muhamad Amud menambahkan, Dinas terkait tentu yang lebih memahami, baik standar keamanan kerja maupun tata cara pengelolaan limbah udara, limbah cair, maupun limbah padat. (Dik)