Anggota Dewan dari Partai Demokrat Tangsel, Segel PAUD di Pondok Aren

Anggota Dewan dari Partai Demokrat Tangsel, Segel PAUD di Pondok Aren, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Anggota Dewan dari Partai Demokrat Tangsel, Segel PAUD di Pondok Aren, Berita896

Anggota Dewan dari Partai Demokrat Tangsel, Segel PAUD di Pondok Aren, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Anggota Dewan dari Partai Demokrat Tangsel, Segel PAUD di Pondok Aren, 896, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Anggota Dewan dari Partai Demokrat Tangsel, Segel PAUD di Pondok Aren

Anggota DPRD Kota Tangsel, Segel PAUD Sekar Melati.
Anggota DPRD Kota Tangsel, Segel PAUD Sekar Melati.

TRUSTKOTACOM PONDOK AREN – Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sekar Melati di Jalan Reformasi III RT 05/RW 02, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) disegel, Ir. Gacho Sunarso. Gacho adalah Anggota DPRD Kota Tangsel dari Partai Demokrat. Penyegelan tersebut, membuat resah para pelajar di PAUD tersebut.

Selain digunakan belajar anak usia dini, sekolah ini juga sebagai balai warga, Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Bina Keluarga Remaja (BKR). Penyegelan dilakukan dengan menggunakan bambu. Di depan gedung juga ditemukan kertas karton warna abu-abu dengan tulisan “Mau Buka Pintu Lapor Dahulu ke Pemilik Ir Gacho Sunarso”.

Pengurus PAUD Sekar Melati Ahmad Darwanto mengatakan aksi penyegelan pertama kali dilakukan pada hari Kamis (15/5/2014) pagi. “Waktu pertama kali nyegel, baru bagian depan saja yang dipalang pakai bambu,” Darwanto menjelaskan kepada wartawan, Senin (19/05/2014).

Bersama itu, kegiatan belajar mengajar masih dapat berjalan, peserta didik maupun tenaga pengajar masih dapat masuk ke dalam ruang kelas dengan menerobos portal penutup. Baru pada sore harinya, aksi penyegelan diteruskan dengan pemasangan bambu penghalang pada tiap ruangan.

“Awalnya, pak Gacho Sunarso mengklaim tanah ini miliknya. Tapi yang menyegel tidak dilakukannya secara langsung, namun lewat orang suruhannya,” ujarnya.

Menurutnya, PAUD Sekar Melati sudah berdiri sejak 2007 dan memiliki murid sebanyak 80 orang. Keberadaannya berdasarkan inisiatif sejumlah warga sekitar melalui persetujuan dari pihak kelurahan setempat. Tidak hanya itu, bangunan yang berdiri merupakan hasil swadaya warga yang merasa peduli dengan dunia pendidikan, khususnya masyarakat golongan kurang mampu.

“Aslinya tanah sekolah milik orang di luar Pondok Aren yang sudah lama diurusnya. Saya juga bingung, kanapa pak Gacho baru sekarang mengungkit. Mulai sejak menggugat sampai sekarang, dia juga tidak pernah membawa surat kepemilikan tanah yang sah,” tambahnya.

Tak Bantu Perolehan Suara di Pileg
Penyegelan yang dilakukan oleh Gacho Sunarso, anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dilakukan karena kesal kepada pihak PAUD yang tidak bisa mensukseskan suaranya di Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April lalu. PAUD Sekar Melati, tak hanya tempat belajar anak usia dini, tapi juga digunakan balai warga, Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Bina Keluarga Remaja (BKR).

Menurut H. Gacho Sunarso, penyegelan sekolah non formal dilahan miliknya itu dilakukan, karena pihak PAUD Sekar Melati tidak ada timbal baliknya.  “Sudah sepuluh tahun PAUD itu pinjam lahan ke saya. Tapi tidak ada timbal baliknya. Di Pileg kemarin, saya minta tolong bantuan pengurus PAUD untuk membantu perolehan suara, namun tidak dilakukan. Ya sudah, saya segel saja. Toh itu lahan pribadi saya yang sudah bersertifikat,” kata Gacho seperti dikutip kabar6.com, Senin (19/5/2014).

Menurutnya, dirinya sebagai pemilik tanah sudah melayangkan surat pengajuan pengosongan pada Tanggal 14 April 2014. Namun, surat tersebut tidak direspon oleh pihak PAUD Sekar Melati.

“Kami selaku pemilik tanah sudah melayangkan surat permohonan pengosongan lahan pada 14 April 2014 kepada PAUD Sekar Melati agar mengosongan lahan tersebut,” ungkap ketua Komisi IV bidang Pembangunan ini.

Gacho pun meminta kepada awak media untuk tidak mempolitisir penyegelan PAUD Sekar Melati ini keranah politik. “Ya saya minta jangan disangkutkan dengan politik,” katanya. (Qy)