AMK Ditahan, Jabatan Dirut PDAM Tirta Benteng Kosong

AMK Ditahan, Jabatan Dirut PDAM Tirta Benteng Kosong, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, AMK Ditahan, Jabatan Dirut PDAM Tirta Benteng Kosong, Berita174

AMK Ditahan, Jabatan Dirut PDAM Tirta Benteng Kosong, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, AMK Ditahan, Jabatan Dirut PDAM Tirta Benteng Kosong, 174, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, AMK Ditahan, Jabatan Dirut PDAM Tirta Benteng Kosong

PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang. (net)
PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang. (net)

TRUSTKOTACOM – Pasca ditahannya, Achmad Marju Kodri (AMK), oleh polisi karena menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi, terkait pemberian dana sponsorship kepada Pengcab PSSI Kota Tangerang sebesar Rp500 juta, membuat jabatan Direktur Umum (Dirut) PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, hingga kini masih kosong.

Pasalnya, Plh Wali Kota Tangerang Rakhmansyah mengakui, untuk melakukan pergantian Dirut PDAM pihaknya, terbentur oleh Peraturan Pemerintah (PP) no 49/2008 tentang organisasi kepegawaian PDAM, dimana kepala daerah yang berstatus Plh/Plt tidak boleh melakukan penunjukkan atau pengangkatan Dirut.

“Memang jabatannya (AMK) belum diganti, tapi untuk menggantinya juga ada mekanisme yang dilalui. Saya juga tidak boleh menunjuk karena masih Plh. Untuk itu harus konsul dulu ke Mendagri (Menteri Dalam Negeri),” ujarnya, Senin (18/11/2013).

Menurutnya, mekanisme penggantian Dirut juga harus melalui kajian Dewan Pengawas PDAM. Hasil kajian itu nantinya kan disampaikan ke Mendagri melalui Pemkota Tangerang.

“Nanti kalau sudah ada jawaban tertulis dari Mendagri, baru kita tindak lanjuti. Saat ini, kita juga masih menunggu kajian Dewan Pengawas,” paparnya.

Rakhmansyah menjelaskan, hingga saat ini, Pemkot Tangerang juga belum menerima surat pemberitahuan terkait penahanan AMK. Jika seluruh mekanisme telah dilalui, pihaknya akan segera mengganti jabatan Dirut PDAM.

“Kita juga tidak akan tinggal dian dengan kondisi itu. Setelah kita konssul, baru keluarkan keputusan. mudah-mudahan secepatnya,” pungkasnya. (ges)