Akui Merosotnya Kinerja DPRD, Pimpinan Dewan Minta Maaf

Akui Merosotnya Kinerja DPRD, Pimpinan Dewan Minta Maaf, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Akui Merosotnya Kinerja DPRD, Pimpinan Dewan Minta Maaf, Berita903

Akui Merosotnya Kinerja DPRD, Pimpinan Dewan Minta Maaf, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Akui Merosotnya Kinerja DPRD, Pimpinan Dewan Minta Maaf, 903, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Akui Merosotnya Kinerja DPRD, Pimpinan Dewan Minta Maaf

Wakil Ketua BKD Ahmad Supriadi bersama unaur pimpinan saat berdialog dengan mahasiswa/TRUSTKOTA
Wakil Ketua BKD Ahmad Supriadi bersama unaur pimpinan saat berdialog dengan mahasiswa/TRUSTKOTA

TRUSTKOTA TANGERANG-  Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang mengakui merosotnya kinerja DPRD Kabupaten Tangerang.

“Kami akui kinerja DPRD terlihat merosot. Itu semua atas kesalahan kami sebagai pimpinan. Kesalahan Sumardi, Barhum, Naziel dan Dedi Sutardi,” ucap Naziel Fikri saat berdialog dengan Mahasiswa di Ruang Rapat Gabungan, Kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (20/2/2019).

Hadir pada pertemuan dengan mahasiswa tersebut yakni Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang, Badan Kehormatan DPRD (BKD) seperti Dahyat Tunggara, Ahmad Supriadi dan Jayusman.

Kata Naziel, dirinya mengaku senang adanya kontrol dari mahasiwa terhadap kinerja DPRD Kabupaten Tangerang.

“Salah satu Fungsi DPRD itu melakukan kontrol terhadap eksekutif. Lalu siapa yang mengontrol kami,  yah salah satunya  elemen dari mahasiswa,” ucap Politisi PPP ini.

Wakil Ketua BKD Kabupaten Tangerang Ahmad Supriadi menambahkan, kontrol dan pengawasan dari elemen mahasiswa sangatlah dibutuhkan. “Tentu kami terbuka terhadap kritik siapapun. Terlebih dari mahasiswa,” tukas Wakil Ketua Fraksi PDIP ini.

Sementara, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Mahasiswa Tangerang Bersaru (Mantab) membacakan berbagai tuntukan aksi.

Diantaranya agar pimpinan DPRD dan BKD  membuka kepada publik siapa saja anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang malas saat rapat paripurna. Sehingga beberapa agenda paripurna dua kali dibatalkan lantaran tidak kuorum.

Pantauan trustkota.com, dialog yang sempat tegang semakin cair dan dinamis antara sejumlah anggota DPRD dan mahasiswa jelang akhir pertemuan.

“Terima kasih atas kedatangan adik-adik mahasiswa di DPRD Kabupaten Tangerang. Mari kawal terus kinerja kami,” pungkas Sumardi, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang. (joe/red)