Aktivitas Pengolahan Air yang Diduga Ilegal Dikeluhkan Warga

Aktivitas Pengolahan Air yang Diduga Ilegal Dikeluhkan Warga, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Aktivitas Pengolahan Air yang Diduga Ilegal Dikeluhkan Warga, Berita343

IMG-20200702-WA0006

TRUST TANGERANG – Aktivitas pengolahan air tanah yang diduga dilakukan Putra Panongan secara ilegal di Desa Panongan, Kecamatan Panongan, kabupaten Tangerang, dikeluhkan warga setempat, Rabu (1/7/2020).

Betapa tidak, hal ini terjadi lantaran aksi eksploitasi air tanah yang dilakukan Mohammad Walid selaku pemilik Putra Panongan, telah mengakibatkan sumur-sumur warga setempat mengalami kekeringan.

Dede (bukan nama sebenarnya), dirinya mengaku kondisi kekeringan sudah dialaminya sejak tahun 2009. Hal ini disebabkan lokasi pengeboran air perusahaan pengolahan air bersih ‘Putra Panongan’, yang tidak tidak jauh dari kediamannya.

“Dulu mah cuman pakai sanyo (pompa air,red) saja udah keluar airnya. Kalau sekarang minimal harus punya jetpump itupun kecil airnya,” kata Dede.

Hal ini diperparah ketika musim kemarau tiba, Dede mengaku harus rela merogoh kocek Rp 250 hingga Rp 400 ribu perbulan untuk air bersih yang dikelola oleh ‘Putra Panongan’.

“Kalau kemarau saya inisiatif patungan bayar air ke tetangga yang sudah pake air dari PP,” terang Dede.

Senada dengan Dede, Eman yang rumahnya tidak jauh dari lokasi pengeboran turut menaruh curiga dengan legalitas perizinan Putra Panongan, pasalnya setidaknya terdapat 13 titik sumur bor yang langsung disedot oleh pipa berdiameter lebih dari 5 inci.

“Emang boleh ya jual air (tanah) ke perumahan Citra Raya?,” Cetus Eman. (ang)

www.trustkota.com