Aksi Siswa Tangerang Tolak Hari Valentine

Aksi Siswa Tangerang Tolak Hari Valentine, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Aksi Siswa Tangerang Tolak Hari Valentine, Berita138

Aksi Siswa Tangerang Tolak Hari Valentine, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Aksi Siswa Tangerang Tolak Hari Valentine, 138, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Aksi Siswa Tangerang Tolak Hari Valentine

Aksi siswa tolak hari valentine (trustkota.com)
Aksi siswa tolak hari valentine (trustkota.com)

TRUSTKOTA TANGERANG- Ratusan siswa dari MAN 1 Tangerang menggelar aksi  penolakan perayaan Valentine pada 14 Februari 2018.

Dalam aksinya, siswa membentangkan spanduk bertulisakan penolakan terhadap hari kasih sayang yang tersebut.

Wakil Kepala Kesiswaan, Dadan Ramdan mengatakan, hari valentine bukanlah budaya masyarakat Indonesia. Bahkan, adanya perayaan hari valentine dapat merusak moral generasi muda.

“Sehingga melihat keadaan dilapangan dengan semakin bombastisnya pengaruh unsur yang hampir melanda sebagian banyak pelajar terutama usia remaja sehingga dari dasar sekarang ini kita bisa menghilangkan hal seperti itu,” ujarnya, Rabu (14/2/2018).

Ia mengatakan, menyalurkan kasih sayang tidak harus dilakukan di satu hari saja. Menurutnya, kasih sayang dapat dilakukan setiap hari.

“Bagi kami hari kasih sayang itu tidak ada hari tertentunya, kasih sayang itu akan datang setiap hari, itu merupakan suatu dasar atau visi kami bahwa menanamkan budaya kasih sayang bukan dari segi unsur seperti itu,” terangnya.

Sementara itu, salah satu siswi, Innaka Dwi Citra mengatakan ia sangat tidak setuju dengan hari kasih sayang yang digambarkan dengan pacaran.

“Banyak juga yang diartikan hari cinta kasih dan mengarah kan ke arah pacaran dan seks bebas, itu bukan budaya orang islam,” ujarnya.

Ia pun berkomitmen untuk menghindari hari valentine sekaligus mengajak remaja seusianya untuk ikut meninggalkan budaya Barat tersebut.

“oleh sebab itu sebagai remaja yang sehat melestarikan budaya sendiri, bukan budaya Barat apalagi yang bukan budaya orang islam,” tutupnya. (krm/joe)