Akibat Rencana BBM Naik, Harga Sayur Mayur Kota Tangerang Melonjak

Akibat Rencana BBM Naik, Harga Sayur Mayur Kota Tangerang Melonjak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Akibat Rencana BBM Naik, Harga Sayur Mayur Kota Tangerang Melonjak, Berita886

Akibat Rencana BBM Naik, Harga Sayur Mayur Kota Tangerang Melonjak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Akibat Rencana BBM Naik, Harga Sayur Mayur Kota Tangerang Melonjak, 886, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Akibat Rencana BBM Naik, Harga Sayur Mayur Kota Tangerang Melonjak

Pedagang sayur mayur di Pasar Anyer, Kota Tangerang.
Pedagang sayur mayur di Pasar Anyer, Kota Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada pertengahan Juni mendatang, rupanya berdampak pada kenaikan harga semua komoditi sayur mayur. Seperti yang dirasakan disejumlah pedagang sayur mayur Pasar Anyer, Kota Tangerang, kenaikan harga mulai merangkak dari 2000 hingga 4000 per Kilogramnya.

Untuk sayuran jenis kol yang sebelumnya di jual dengan harga Rp.5.000,- perkilo kini menjadi Rp.7.000,-, cabe merah keriting dari Rp.28.000,- menjadi Rp.32.000,- perkilonya, kentang Rp.7.000,- menjadi Rp.9.000 perkilo, bawang merah lokal Rp.20.000,- menjadi Rp.22.000 perkilo, bawang merah impor Rp.15.000,- menjadi Rp.18.000 perkilo dan daun bawang Rp.8.000,- menjadi Rp.12.000,- perkilo.

Saeful (40), salah seorang pedagang sayur mayur di Pasar Anyer, mengaku resah, pasalnya, akibat kenaikan harga tersebut omset penjualannya menurun. “Gara-gara harga BBM mauu naik, jadi harga-harga pada naik semua. Omset saya jadi turun, sebab, pembeli yangg biasanya belanja banyak, sekarang dibatasi,” kata Saeful kepada trustkota.com, Jum’at (14/06/2013).

Semetara, Hj. Sumiyati, seorang pembeli juga mengaku keberatan dengan kenaikan harga sayur mayur tersebut, sebab, dirinya harus merogoh kroscek lebih dalam lagii untuk mendapatkan kebutuhan sayur mayur setiap harinya.

“Yaa keberatanlah, karena saya harus ngurangin belanjaan. Sedangkan kebutuhan sayur mayur itu penting dala sehari-harinya,” katanya.

Terpisah, Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Tangerang, mengatakan, kenaikan harga sayur mayur tersebut, dikarenakan  meningkatnya permintaan masyarakat.

“Beberapa jenis sayur mayur memang mengalami peningkatan permintaan sebagaimana kita ketahui saat ini masyarakat banyak yang menggelar acara pesta dll,” pungkasnya. (ges)