Akibat di PHK, Warga Kemiri Nekat Gantung Diri

Akibat di PHK, Warga Kemiri Nekat Gantung Diri, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Akibat di PHK, Warga Kemiri Nekat Gantung Diri, Berita879

20200504_125218

TRUST TANGERANG- Belum genap sebulan menikah, ABD (30) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, kuat dugaan korban nekat bunuh diri lantaran menjadi korban PHK ditengah pandemi Covid-19, dirumahnya di Kp. Santri RT. 017/004 Ds. Kemiri Kec. Kemiri Kab. Tangerang.

Korban pertama kali ditemukan, oleh SOB (18) yang merupakan Adik Ipar korban sekitar pukul 10.00 wib, saat itu saksi mendengar suara sobekan kain dari kamar Korban.

“Adik iparnya yang curiga karena korban tidak kunjung keluar kamarnya,” ungkap Kapolsek Mauk AKP Kresna, Senin (4/5/2020).

Setelah istri korban SAP (27) kembali dari pasar, keduanya kemudian mendobrak pintu kamar dan
menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung dengan kain seprai di plafon kamarnya .

“Korban ditemukan tergantung dengan sehelai kain seprai oleh keluarga dan kemudian melaporkan ke warga dan kami,” jelas AKP Kresna.

Sementara itu, SAP istri korban mengaku, tidak mengetahui apa yang menjadi motif bunuh diri, suami yang baru dinikahinya tiga minggu lalu.

“Saya tidak tahu apa penyebabnya. Dia tidak pernah bicara ada masalah apa kepada saya,” ujar

Namun, SAP menuturkan, jika sejak tidak lagi bekerja beberapa waktu lalu, AM kerap murung.

“Katanya, dia berhenti kerja dan gajinya belum keluar. Makanya kelihatan sedih,” ujar SAP.

Tidak hanya itu, menurut penuturan keluarga, AM juga punya hutang, sementara kondisi ekonominya sedang kurang baik.

“Kemungkinan dia depresi karena faktor ekonomi sehingga gantung diri,” kata Empud, keluarga dari istri korban. (ang/cun)

www.trustkota.com
www.trustkota.com