Administrasi Caleg 2014 di Serang Kacau

Administrasi Caleg 2014 di Serang Kacau, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Administrasi Caleg 2014 di Serang Kacau, Berita835

Administrasi Caleg 2014 di Serang Kacau, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Administrasi Caleg 2014 di Serang Kacau, 835, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Administrasi Caleg 2014 di Serang Kacau

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Serang menilai mayoritas Partai Politik (Parpol) calon peserta Pemilu legislatif 2014 dalam pengelolaan administrasinya masih kacau. Dimana terdapat banyak ketidak sesuaian antara dokumen yang diserahkan parpol dengan fakta di lapangan. Hal tersebut terungkap saat peresmian sekretariat Panwaslu Kabupaten setempat di Desa Plawad Kecamatan Ciruas, Senin (10/12).

“Dari hasil verifikasi faktual tahap dua yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang. Terdapat banyak parpol yang belum mampu memenuhi persyaratan dalam Undang-Undang Nomor 8 tahun 2012 tentang pemilu. Banyak ditemukan kepengurusan dan keanggotaan 18 parpol yang tidak sesuai antara dokumen dan fakta dilapangan,” Ujar ketua Panwaslu Kabupaten Serang, Sabihis saat ditemui wartawan usai peresmian sekretariat panwaslu.

Sabihis menambahkan, dalam pengawasan yang pihaknya lakukan terdapat beberapa persoalan yang sering ditumakan dalam verifikasi faktual yaitu adanya ketidak cocokan antara data kepengurusan dengan dokumen serta kedudukan sekretariat parpol yang tidak sesuai dengan UU Nomor 8 tahun 2012. Dalam UU tersebut diwajibkan kedudukan sekretariat parpol harus berada di ibu kota Kabupaten/Kota yang secara yuridis di Kabupaten Serang saat pemilu nanti berada di Kecamatan Ciruas. Untuk yang satu itu dari 18 parpol baru dua parpol yang memenuhi syarat kedudukan sekretariat yakni partai Nasdem dan PAN saja.

“Banyak ditemukan sata kepengurusan yang tidak sesuai dengan dokumen , misalnya ada orang yang masuk kepengurusan parpol namun saat dikroscek orang yang bersangkutan tak mengakui bahwa dirinya merupakan pengurus parpol tersebut bahkan ditemukan. Kemudian kedudukan sekretariat sejauh ini baru dua parpol saja yang memenuhi syarat tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Sabihis, Panwaslu juga menemukan kepengurusan ganda dimana terdapat dua nama yang masuk di empat parpol yang berbeda. Satu nama terdapat di dua parpol yaitu PAN dan PKPI dan satu nama lagi terdapat di PKB dan Gerindra.

Menurut Sabihis, menindak lanjuti temuan tersebut panwaslu belum dapat melakukan pemangilan terhadap parpol yang bersangkutan karena status parpol yang di verifikasi faktual masih berstatus calon peserta pemilu. Namun ia mengaku telah melayangkan rekomendasi terkait temuan tersebut ke KPU Kabupaten Serang untuk ditindak lanjuti.

Sementara itu ketua KPU Kabupaten Serang, Ahmad Lutfi Nuriman membenarkan, terkait temuan tersebut namun dengan temuan tersebut parpol yang bersangkutan belum tentu dinyatakan tak lolos karena setelah verifikasi faktual berakhir masih ada masa perbaikan administrasi parpol pada 14 hingga 18 Desember. Dalam masa perbaikan tersebut parpol yang bersangkutan memiliki kesempatan untuk memperbaiki dokumen fiktif tersebut agar sesuai dengan dilapangan.

“Parpol akan diberi masa perbaikan setelah menerima pemberitahuan hasil verifikasi faktual pada 12 hingga 13 Desember,” katanya. (kon)