Ada Gelar Festival Seni dan Pasar Rakyat di Mardigrass

Ada Gelar Festival Seni dan Pasar Rakyat di Mardigrass, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ada Gelar Festival Seni dan Pasar Rakyat di Mardigrass, Berita218

Ada Gelar Festival Seni dan Pasar Rakyat di Mardigrass, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ada Gelar Festival Seni dan Pasar Rakyat di Mardigrass, 218, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ada Gelar Festival Seni dan Pasar Rakyat di Mardigrass

IMG-20171102-WA0020

TRUSTKOTA TANGERANG- Puluhan grup kesenian masyarakat urban maupun tradisional Tangerang akan ditampilkan dalam acara Festival Seni Tradisional dan Pasar Rakyat, di Area Mardigrsas, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Acara tersebut digagas oleh Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kabupaten Tangerang mulai  4-26 November 2017.
Ketua Panitia Festival Seni Tradisional dan Pasar Rakyat, Widi Hatmoko menjelaskan, event yang digelar tersebut bertujuan untuk memberikan ruang kepada para pelaku seni tradisional yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Kabupaten Tangerang memiliki beragam kultur dan budaya yang dibawa oleh masyarakat urban dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Widi Hatmoko kepada TRUSTKOTA. com, Kamis (2/11/2017).

Papar Widi yang juga Dewan Kesenian Tangerang (DKT) ini, kesenian di Kabupaten Tangerang acara tersebut memberikan ruang kepada seniman agar bisa mengapresiasikan karya-karyanya.

“Apalagi ini kan kesenian tradisional, sudah menjadi kewajiban kita untuk tetap melestarikannya,” tukasnya.

Ia juga berharap, dengan digelarnya event ini, masyarakat akan lebih mencintai seni dan budayanya sendiri. Terlebih, pesatnya teknologi saat ini banyak diboncegi berbagai kreativitas seni moderen, yang diantaranya tidak sesuai dengan kultur dan kepribadian masyarakat Indonesia.

Semantara, Pokja Wartawan Harian Kabupaten Tangerang, Hendara Wijaya apresiasi melihat geliat para pelaku seni tradisional yang hidup di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Karena, di tengah-tengah kesibukannya mencari nafkah, masih bisa menyempatkan diri untuk menghidupkan kesenian,” pungkasnya. (joe)