Ada Embung, 20 Hektar Pesawah di Desa Gunung Anten Segera Terairi

Ada Embung, 20 Hektar Pesawah di Desa Gunung Anten Segera Terairi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ada Embung, 20 Hektar Pesawah di Desa Gunung Anten Segera Terairi, Berita699

Ada Embung, 20 Hektar Pesawah di Desa Gunung Anten Segera Terairi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ada Embung, 20 Hektar Pesawah di Desa Gunung Anten Segera Terairi, 699, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ada Embung, 20 Hektar Pesawah di Desa Gunung Anten Segera Terairi

DSC_3027

LEBAK TRUSTKOTA – Sekitar 20 hektar lahan pesawahan di Desa Gunung Anten Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak akan mendapatkan pengairan yang cukup. Pasalnya, saat ini di Desa tersebut, khususnya di perkampungan Gunung Anten, tengah dilaksanakan pembangunan bak penampungan air atau Embung.

Pembangunan embung yang tengah dileksanakan di kampung Gnung Anten, Desa Gunung Anten ini merupakan program Master Program  Plant Project Indonesia (MP3I) menelan dana sekitar Rp 670 juta dan bersumber dari dana APBNP tahun 2014. Selain pembangunan embung juga dibangun jalan dan jembatan.

“Alhamdulillah tahun ini desa kami mendapat bantuan pembangunan bak penampungan air atau embung yang fungsinya untuk pengairan ke pesawahan atau lahan pertanian masyarakat. Pembangunan embung dengan lebar 20 meter dan panjang 40 meter serta kedalaman 3 meter ini di perkirakan akan mampu mengairi lahan pesawahan sekitar 20 hektaran,” Ujar Kepala Desa Gunung Anten Suparman, Selasa (28/10/2014)

Dengan adanya embung ini, nantinya kata Suparman, diharapkan lahan-lahan pesawahan warga yang ada didesa Gunung Anten, terutama waktu musim kemarau tidak lagi mengalami kekeringan.

“Itu artinya dengan demikian, masa tanam padi  para petani juga diharapkan bisa normal dan tidak lagi menggantungkan pada musim penghujan saja. Musim kemaru juga mereka bisa bercocok tanam, karena adanya persedian air di embung tersebut,” imbuhnya.

Fungsi bak penampungan air ini juga kata Suparman, untuk menampung air, melalui sistem pompanisasi. Selama ini, kata Suparman, sistem pompanisasi yang ada didesanya cukup berjalan dengan baik. Namun dengan adanya bak penampungan air atau embung ini, air yang selama ini disedot melalui pompanisasi langsung ke pesawahan warga. Tapi dengan adanya embung tentunya air yang disedot itu akan ditampung dulu, khususnya musim kemarau.

“Tentunya dengan adanya embung ini, kita berharap panen para petani bisa meningkat ,” katanya.

Sementara itu, Warga Desa Gunung Anten Aliyudin (40) mengatakan, dengan di bangunnya bak penampungan air ini mudah-mudahan hasil panennya bisa lebih meningkat dan setahun bisa tiga kali

“Karena selama ini hanya mengandalkan mesin pompa saja,itupun jika tidak ada kerusakan. Dan dengan adanya bak penampungan ini tidak hawatir lagi saat menghadapi kemarau panjang,” katanya. (RIZ)