45 Dewan Kabupaten Tangerang Belum Kembalikan Mobil Dinas

45 Dewan Kabupaten Tangerang Belum Kembalikan Mobil Dinas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 45 Dewan Kabupaten Tangerang Belum Kembalikan Mobil Dinas, Berita483

45 Dewan Kabupaten Tangerang Belum Kembalikan Mobil Dinas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 45 Dewan Kabupaten Tangerang Belum Kembalikan Mobil Dinas, 483, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 45 Dewan Kabupaten Tangerang Belum Kembalikan Mobil Dinas

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat memberikan sambutan di pelantikan 50 Anggota DPRD Kabupaten Tangerang priode 2014-2019.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat memberikan sambutan di pelantikan 50 Anggota DPRD Kabupaten Tangerang priode 2014-2019.

TANGERANG TRUSTKOTA – 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang priode 2014-2019, sampai saat ini belum mengembalikan mobil dinas.

Dede Supardi Kasubag rumah tangga Sekertariat DPRD Kabupaten Tangerang mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada seluruh anggota dewan periode 2009-2014 untuk mengembalikan mobil dinas yang mereka pakai selama bertugas.

Namun, sejauh ini, dari 50 anggota DPRD, baru lima orang yang sudah mengembalikan kendaraan milik negara tersebut.

Lima orang anggota DPRD yang sudah mengembalikan mobil dinas itu yakni, Intan Nurul Hikmah dari partai Golkar, Susilo dari partai Demokrat, Sulaiman Haikal dari partai Demokrat dan Muhamad Uhri dari Partai Amanat Nasional (PAN).

“Batas waktu pengembalian mobil dinas tersebut, 20 hari setelah pelantikan DPRD baru,” katanya.

Sekretaris DPRD Kabupaten Tangerang Surya Wijaya mengatakan, mobil dinas yang digunakan oleh anggota DPRD adalah milik Negara yang harus dikembalikan.

Menurutnya, bila dalam tenggat waktu yang sudah ditentukan yakni 20 hari setelah pelantikan anggota dewan yang baru, namun para anggota dewan priode 2014-2019, belum juga mengembalikan kendaraan dinas tersebut, maka pihaknya akan kembali melayangkan surat kedua.

“Jika surat kedua tidak digubris, maka kita akan melayangkan surat ketiga. Apabila para mantan anggota DPRD periode 2009–2014 tidak menggubris surat hingga tiga kali, maka kita akan melaporkan kepada pak Bupati, untuk langkah selanjutnya,” tegasnya. (Cun)