30 Oktober Buruh di Tangerang Raya Akan Mogok Kerja

30 Oktober Buruh di Tangerang Raya Akan Mogok Kerja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 30 Oktober Buruh di Tangerang Raya Akan Mogok Kerja, Berita603

30 Oktober Buruh di Tangerang Raya Akan Mogok Kerja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 30 Oktober Buruh di Tangerang Raya Akan Mogok Kerja, 603, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 30 Oktober Buruh di Tangerang Raya Akan Mogok Kerja

Demo buruh. Now(1)

TRUSTKOTACOM – Sebanyak 20 ribu buruh Se-Tangerang Raya mengancam akan melakukan mogok kerja, jika pemerintah tidak mengabulkan tuntuan mereka untuk menaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2014 sebesar 50 persen dari Rp 2,2 juta menjadi Rp 3,7 Juta per bulan.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Tangerang Raya, Riden Hatam Azis. Menurutnya, aksi mogok kerja serempak akan dilakukan buruh dari berbagai serikat pekerja di Tangerang pada 30 Oktober hingga 1 November 2013.

“Saat ini kita masih konsolidasi di internal masing-masing serikat buruh. Kita akan monitoring sikap pemerintah daerah dan pusat hingga tanggal 29 Oktober. Jika tuntutan kita tidak ditanggapi, sekitar ¬†20 ribu buruh yang tergadung dalam serikat pekerja akan mogok dan turun ke jalan,” katanya, Minggu (27/10/2013).

Ia menambahkan, selain menuntut kenaikan UMK 2014, para buruh juga mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada tahun 2014.

“Sitem itu harus jalan harus berjalan tanpa kecuali dan tidak bertahap,” terangnya.

Ketika ditanya soal penolakan pengusaha terhadap UMK sebesar Rp 3,7 juta karena dinilai akan membuat bangkrut perusahaan, dirinya menilai itu hanya alasan saja.

“Faktanya, UMK 2013 sebesar Rp 2,2 juta tetap berjalan, tidak ada pabrik di Tangerang yang bangkrut dan hengkang. Memang ada perusahaan yang ditangguhkan, tapi tidak banyak,” tandasnya. (ges)