3 Pasangan Balon Walikota/Wakil Walikota Tangerang, Terancam Dicoret

3 Pasangan Balon Walikota/Wakil Walikota Tangerang, Terancam Dicoret, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 3 Pasangan Balon Walikota/Wakil Walikota Tangerang, Terancam Dicoret, Berita796

3 Pasangan Balon Walikota/Wakil Walikota Tangerang, Terancam Dicoret, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 3 Pasangan Balon Walikota/Wakil Walikota Tangerang, Terancam Dicoret, 796, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 3 Pasangan Balon Walikota/Wakil Walikota Tangerang, Terancam Dicoret

Logo KPU
Logo KPU

TRUSTKOTACOM – Meski telah dinyatakan lolos verifikasi sementara, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, tiga pasangan bakal calon (Balon) Walikota/Wakil Walikota Tangerang, terancam dicoret dari pencalonannya apabila tidak dapat melengkapi kekurangan berkas persyaratannya, hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Ketiga pasangan tersebut adalah, pasangan Arief R Wismansyah (Wakil Walikota Tangerang) dan Sachrudin (Camat Pinang) yang diusung oleh Partai Demokrat,  Gerindra dan PKB. Pasalnya dalam verikasi tersebut, mereka tidak melengkapi administrasi berupa,  laporan harta kekayaan, Rekening dana kampanye, visi misi.

“Selain administrasi itu, pasangan Arif R Wisamansyah, Sachrudin juga belum menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Camat Pinang,” Kata Ketua KPUD Kota Tangerang, Syafril Ealain, Minggu (15/06/2013).

Begitu pula dengan pasangan  Abdul Syukur (Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tangerang) dan  Hilmi Fuad (Ketua DPC Partai PKS Kota Tangerang) yang di usung oleh Partai Golkar, PKS dan PKPB. Selain belum menyerahkan rekening dana kampanye dan Tim Sukses, Hilmi Fuad juga belum menyerahkan foto copy Ijazah SD. Serta pasangan TB Dedi S Gumelar alias Miingg (Anggota DPR-RI)  dan Suratno Abubakar (Anggota DPRD Kota Tangerang)  yang diusung  oleh Partai  PDIP dan  PAN, juga belum menyerahkan ijazah SD dan SMP-nya.

“Jadi sebelum Miing yang dalam pencalonan ini menggunakan ijazah SMK sebelum lulus dari sekolah tersebut, tentunya dia terlebih dahulu  sekolah SD dan SMP ,” papar Syafril Elain.

Sama hal dengan pasangannya, Suratno Abubakar, sebelum ia menyelesaikan SMA dan S1, tentu menyelesaikan SD dan SMP. Terlebih dahulu. “Inilah yang harus  mereka lengkapi,” katanya.

Syafril menambahkan, hingga batas waktu  22 Juni 2013 nanti, apabila ketiga pasangan balon tersebut tidak menyerahkan perlengkapan administrasi seperti diatas, maka mereka akan di coret dari pencalonannya.

Sementara itu, untuk pasangan Harry Mulya Zein yang akrab di panggil HMZ (Sekda Kota Tangerang) dan Iskandar Zulkarnaen (Anggota DPRD Kota Tangerang) serta pasangan Achmad Marju Kodri (Dirut PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang) dan Gatot Suprijant (mantan Kadispora Kota Tangerang), yang dinyatakan belum lolos dari verikasi karena partai pengusungnya tidak memenuhi 15 persen atau 8 kursi di DPRD Kota Tangerang, masih diberi kesempatan untuk melakukan kolaborasi atau koalisi hingga batas waktu 29 Juni Nanti.

“Kalau kedua pasangan ini tetap ingin maju sebagai Balon Walikota/Wakil Walikota di Pemilukada Kota Tangerang, 31 Agustus 2013 nanti, tentunya harus berkolaborasi,” kata syafril Elain yang menambahkan bahwa dari 5 pasangan Balon tersebut, yang memenuhi semua persyaratan administrasi hanyalah pasangan Harry Mulya Zein dan Iskandar Zulkarnaen. Sayangnya, kursi mereka belum mencukupi. (SM/ges)