28 Rumah Tak Layak di Cileles di Bedah Pemkab Tangerang

28 Rumah Tak Layak di Cileles di Bedah Pemkab Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 28 Rumah Tak Layak di Cileles di Bedah Pemkab Tangerang, Berita849

Rumah Sarkati sebelum dibangun oleh Bedah rumah.
Rumah Sarkati sebelum dibangun oleh Bedah rumah.

TRUST TANGERANG – Sebanyak 28 pemilik rumah tak layak di Kampung Munjul, Desa Cileles, Kabupaten Tangerang, mengapresiasi bedah rumah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Program Gerakan Bersama Masyarakat Mengatasi Kawasan Padat Kumuh dan Miskin (Gebrak Kumis).

“Terimakasih pa bupati (A. Zaki Iskandar), program ini benar-benar membantu kami. Kepedulian seperti ini, sangat bermanfaat bagi kehidupan kami. Terimakasih pa bupati,” ucap Sarkati (60), warga Kampung Munjul Rt 02/03, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Sarkati salah satu warga tak mampu dari 28 warga di Desa Cileles yang rumahnya diperbaiki agar layak huni. Selain rumahnya tak layak Sarkati juga tak memiliki Sanitasi seperti MCK.

“Sudah belasan tahun rumah saya dari bilik bambu dan atapnya juga bocor,. Alhamdulilah sekarang dibangun jadi musim hujan besok saya tidak kehujanan lagi karena bocor atap rumahnya,” terang.

28 rumah di desa ini berada di dua RT yakni RT 01/03 dan RT 02/03. 28 rumah ini selain tidak layak huni juga tak memiliki sanitasi dan dinding serta atapnya rusak.

Menurut Kanim Ketua RT 01/03, penerima bantuan rumah di wilayahnya keseluruhannya kini tengah dibangun. Di lingkungannya ada 8 rumah tak layak yang tengah dibedah.

“Alhamdulilah pa. Kalau tidak ada program ini mungkin warga saya rumahnya tak layak selamanya, karena faktor ekonomi mereka yang sangat minim. Jangankan untuk bangun rumah untuk kebutuhan sehari-harinya saja mereka sulit,” kata Kanim kepada trustkota.com, dilokasi bedah rumah milk Novi Fahlani (38), penerima bedah rumah lainnya di Kampung Munjul ini, Rabu (16/10/2019).

Hal yang sama juga diungkapkan Opa Ketua RT, bedah rumah ini jelas terasa manfaatnya bagi warganya. Ia mengapresiasi Bupati Zaki karena telah meluncurkan program ini. Di lingkunganya ada 20 rumah yang mendapatkan bedah rumah.

“Benar dengan program ini, warga baik yang merima ataupun yang tidak sangat senang. Alhamdulilah banget pa,” ujar Opa seraya kembali melontarkan apresiasinya kepada Bupati Zaki.

Seperti diketahui, Tahun 2019 ini ada 1000 unit yang dibangun dan tersebar di 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang dengan anggaran sebesar Rp 15 Miliar.

Menurut Kepala Dinas Permukiman dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang, program bedah rumah dilaksanakan intansinya dari Tahun 2017 sampe 2019 karena sebelumnya oleh Badan Perencanaan Daerah (Bapeda).

“Semua penerima bedah rumah diajukan dari masyarakat. Tingkat RT dan RW hingga desa merekomendasi kemudian kita kroscek lagi layak atau tidaknya. Penerima penerima, yang dinding dan atap rumahnya tak layak serta tidak mimiliki sanitasi,” ungkap Iwan. (Suk/diskominfo)