17 Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Kota Tangerang

17 Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Kota Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 17 Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Kota Tangerang, Berita961

17 Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Kota Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 17 Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Kota Tangerang, 961, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, 17 Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Kota Tangerang

Belasan pasangan mesum di kota Tangerang diamankan satpol pp
Belasan pasangan mesum di kota Tangerang diamankan satpol pp

TRUSTKOTA TANGERANG – Sebanyak 17 pasangan bukan suami istri alias mesum terjaring razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Sabtu (12/8/2017) dini hari.

Belasan pasangan mesum tersebut tertangkap basah saat sedang check-in di beberapa hotel melati di Kota Tangerang.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman pada Satpol PP Kota Tangerang, A Ghufron Falfeli mengatakan razia tersebut dilakukan di empat hotel berbeda, yakni Hotel Tangerang, Hotel Flamboyan, Hotel Anggrek dan Hotel Mandala.

“Belasan pasangan mesum yang kami amankan tidak bisa menunjukan bukti surat nikah yang sah. Mereka mengaku masih berstatus pacaran, bahkan ada dua pasangan yang sudah memiliki pasangan sah, atau dengan kata lain mereka ini pasangan selingkuh,” kata Ghufron, Sabtu (12/8/2017).

Ghufron menjelaskan dari 17 pasangan mesum yang diamankan itu,  sebanyak11 pasangan berasal dari wilayah Kota Tangerang, dua pasang dari Kabupaten Tangerang, satu pasang Cilacap Jawa Tengah, satu pasang dari Kabupaten Bekasi, dan dua pasang Jakarta.

Ghufron menambahkan, belasan pasangan mesum tersebut akan diserahkan kepada aparat di wilayah setempat sesuai domisili guna dilakukan pembinaan lebih lanjut.
“Ya, sesuai dengan Perda Nomor 8/2005, mereka akan didata dan diserahkan kepada aparat wilayah dan keluarganya. Nanti juga akan dilakukan pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya kembali,” tutupnya. (chy/cun)