Kemenpera Bangun Ribuan Rumah Kumuh di Pandeglang

Kemenpera Bangun Ribuan Rumah Kumuh di Pandeglang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenpera Bangun Ribuan Rumah Kumuh di Pandeglang, Berita696

Kemenpera Bangun Ribuan Rumah Kumuh di Pandeglang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenpera Bangun Ribuan Rumah Kumuh di Pandeglang, 696, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenpera Bangun Ribuan Rumah Kumuh di Pandeglang

Kabupaten Pandeglang
Kabupaten Pandeglang

PANDEGLANG TRUSTKOTA – Sedikitnya, 1.020 unit rumah kumuh di Kabupaten Pandeglang, akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Perumahan Rakat (Kemenpera).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pandeglang, Enan Tosin membenarkan hal tersebut. Menurutnya, sepanjang 2012 Kemenpera telah mengucurkan dana sebesar Rp60 miliar untuk membangun 1.020 unit rumah kumuh di Kabupaten Pandeglang.

“Bantuan tersebut langsung dikirim melalui rekening bank pemilik rumah. Saat ini, bidang terkait sedang mendatangi Kemenpera guna menjemput bantuan untuk 2013. Kami harapkan, bantuan dari Kemenpera bisa lebih besar dari tahun lalu,” katanya.Selasa (12/02/2013)

Sebanyak 1.020 unit rumah yang mendapat bantuan, ungkap Enan, tersebar ke sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang. Warga yang mendapatkan bantuan ini, tersebar di Kecamatan Pandeglang, Cadasari, Babakan Kalanganyar dan Kecamatan Koroncong.

“Bantuan ini berbeda dengan bantuan yang berada di Dinsosnakertrans. Sebab, bantuan yang ada di Dinsosnakertrans, bersumber dari Kementrian Sosial, sedangkan di DPU anggarannya bersumber dari Kemenpera,” katanya.

Enan yang didampingi Sekretaris DPU, Ade mengatakan, setiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta. Dana bantuan itu, masuk ke rekening bank penerima bantuan.

Nantinya, penerima bantuan tinggal mencairkan dan menggunakan dana tersebut untuk perbaikan rumah mereka.

Dia mengatakan, bantuan itu tidak akan mencukupi kebutuhan perbaikan rumah. Sebab, bantuan tersebut hanya untuk memenuhi kebutuhan perbaikan rumah yang rusak.

“Saya berharap, tahun ini alokasi bantuannya bisa lebih besar. Ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengentaskan desa tertinggal dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (Mor)